Kado HUT ke-81 RI, PLN Terangi 60 Rumah Warga Dusun Wonokoyo Setelah Puluhan Tahun Menanti

Pasuruan, tintajatim.com – Kado kemerdekaan dirasakan warga Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Setelah puluhan tahun menanti, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) kini akhirnya bisa menikmati listrik PLN secara resmi.

Penyalaan jaringan listrik tersebut dilakukan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pasuruan pada Kamis (13/8/2026), bertepatan dengan momentum menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sebelum jaringan PLN masuk, warga Dusun Wonokoyo mengandalkan sambungan kabel listrik jarak jauh dari desa lain. Sambungan tersebut oleh masyarakat setempat dikenal dengan istilah “warles”.

Kini, sebanyak 63 tiang listrik telah berdiri untuk menyalurkan listrik ke wilayah permukiman warga. Masing-masing rumah mendapatkan sambungan listrik dengan daya 900 voltampere (VA).

Tak hanya rumah warga, jaringan listrik tersebut juga menjangkau sejumlah fasilitas umum, seperti masjid, musala, dan sekolah.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan penyalaan listrik di Dusun Wonokoyo memiliki makna khusus karena berlangsung di tengah momentum peringatan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Eric, akses listrik merupakan salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong produktivitas dan perekonomian di wilayah perdesaan.

“Makna kemerdekaan juga tercermin dari terpenuhinya akses masyarakat terhadap energi listrik. Kami berharap kehadiran listrik di Dusun Wonokoyo dapat memberikan semangat serta manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Eric.

Dia menyebut pembangunan jaringan listrik tersebut tidak terlepas dari sinergi antara PLN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan jaringan listrik, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

Sementara itu, Kepala Dusun Wonokoyo, Hasan Bisri, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya akses listrik PLN yang telah lama dinantikan warga.

“Kami sangat bangga dan bahagia. Setelah puluhan tahun menantikan kehadiran listrik, akhirnya pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia, kami dapat menikmati penerangan yang layak dari PLN,” kata Hasan.

Dengan beroperasinya jaringan listrik PLN, warga berharap aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Anak-anak juga dapat belajar dengan penerangan yang memadai, sementara kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat diharapkan semakin berkembang.

PLN UID Jawa Timur menyatakan akan terus memperluas akses kelistrikan ke wilayah yang belum terjangkau. Perluasan jaringan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan listrik yang andal dan merata hingga ke pelosok.

Bagi warga Dusun Wonokoyo, nyala listrik PLN bukan sekadar menerangi rumah. Akses tersebut menjadi simbol hadirnya kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masa depan masyarakat desa.