Surabaya, tintajatim.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memaknai Hari Kesaktian Pancasila dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui dukungan pendidikan dan penyediaan akses listrik. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, PLN memberikan beasiswa kepada tiga mahasantri asal Lumajang serta sambungan listrik gratis bagi dua musholla di Kabupaten Bondowoso.
Di bidang pendidikan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember bersama YBM PLN melepas tiga mahasantri penerima beasiswa Pendidikan dan Pelatihan Intensif Kewirausahaan (PETIK) 2 Jombang. Ketiganya berasal dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Ranulogong, Lumajang, dan terpilih untuk mengikuti program pendidikan yang diinisiasi YBM PLN.
Program PETIK 2 Jombang dirancang untuk memperluas kesempatan belajar sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan, wawasan kewirausahaan, dan kemandirian. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu para mahasantri mengembangkan potensi diri, mempersiapkan masa depan, serta memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Manager PLN UP3 Jember, Achmad Ariansyah, mengatakan pendidikan menjadi salah satu investasi penting dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing.r
“Melalui kolaborasi PLN UP3 Jember dan YBM PLN, kami berharap beasiswa ini tidak hanya membuka kesempatan melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi bekal bagi para mahasantri untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, dan kelak berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Achmad.
Kepedulian serupa diwujudkan PLN UP3 Situbondo melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wonosari dengan memberikan sambungan listrik gratis berdaya masing-masing 450 VA kepada dua rumah ibadah di Kabupaten Bondowoso melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Penyalaan dilakukan di Musholla Al Islam, Dusun Sokleh Selatan, Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sukosari, serta Musholla Zainul Amin, Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin. Keduanya berada di wilayah kerja PLN ULP Wonosari.
Sambungan listrik tersebut kini mendukung kebutuhan penerangan serta berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di kedua musholla. Dengan akses kelistrikan yang lebih memadai, kenyamanan jemaah dalam beribadah maupun menjalankan aktivitas kemasyarakatan diharapkan semakin meningkat.
Light Up The Dream merupakan gerakan kepedulian insan PLN untuk membantu penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera maupun fasilitas sosial yang membutuhkan.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa energi listrik tidak sekadar menyalakan lampu, tetapi juga mampu menumbuhkan harapan, membuka kesempatan, dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui beasiswa bagi generasi muda dan sambungan listrik bagi rumah ibadah, PLN berupaya mendorong masyarakat yang lebih berdaya, mandiri, dan memiliki ruang untuk berkembang. Semangat Hari Kesaktian Pancasila memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga membuka kesempatan serta mendukung berbagai aktivitas produktif dan sosial masyarakat,” tutup Eric.












