Surabaya, tintajatim.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur memastikan sistem kelistrikan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, siap mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada 26 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama turnamen berlangsung, PLN melakukan serangkaian langkah antisipatif, mulai dari survei lapangan bersama unit pelaksana, pemeriksaan infrastruktur kelistrikan, evaluasi konfigurasi jaringan, pengujian sistem distribusi, hingga simulasi skema pasokan utama dan cadangan.
Sebagai bagian dari pengamanan kelistrikan, PLN menyiapkan 23 unit peralatan cadangan (backup supply) yang terdiri atas genset, UPS, dan UGB dengan berbagai kapasitas. Selain itu, sebanyak 62 personel disiagakan selama pelaksanaan turnamen untuk melakukan pemantauan sistem, koordinasi lintas unit, serta penanganan cepat apabila terjadi potensi gangguan.
Manager PLN UP2D Jawa Timur Ismanta mengatakan, kesiapan sistem pengaturan dan pengendalian jaringan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan seluruh pertandingan berlangsung tanpa kendala kelistrikan.
“PLN UP2D Jawa Timur memastikan seluruh sistem pengaturan dan pengendalian jaringan yang menyuplai Stadion Gelora Bung Tomo berada dalam kondisi optimal. Berbagai skenario pengamanan telah kami siapkan, mulai dari pemantauan jaringan secara real-time melalui SCADA mobile, kesiapan personel siaga, hingga dukungan peralatan backup supply berlapis. Kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal sehingga setiap pertandingan Piala Presiden 2026 dapat berlangsung tanpa gangguan,” ujar Ismanta.
Assistant Manager Perencanaan PLN UP2D Jawa Timur Dhani Kurniawan menambahkan, kesiapan tersebut dirancang melalui berbagai skenario teknis agar sistem tetap mampu beroperasi secara andal dalam berbagai kondisi.
“Kami telah melakukan asesmen terhadap konfigurasi jaringan, sumber suplai, hingga skenario pemulihan gangguan apabila terjadi kondisi darurat. Seluruh perangkat pendukung, mulai dari genset, UPS Mobile, UPS, UGN, hingga UGB telah ditempatkan sesuai kebutuhan di titik-titik strategis. Dengan dukungan peralatan tersebut, proses manuver jaringan maupun perpindahan suplai dapat dilakukan secara cepat sehingga kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga selama pertandingan berlangsung,” kata Dhani.
Stadion Gelora Bung Tomo menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Presiden 2026 yang diperkirakan akan dipadati ribuan penonton. Keandalan pasokan listrik menjadi aspek penting untuk mendukung operasional stadion, mulai dari sistem pencahayaan lapangan, perangkat pertandingan, sistem penyiaran, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
PLN juga mengoptimalkan sistem pemantauan jaringan berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang memungkinkan kondisi kelistrikan dipantau secara real-time. Sistem ini menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk mempercepat respons apabila terjadi gangguan pada jaringan.
Melalui kesiapan personel, penguatan sistem pengendalian jaringan, serta dukungan peralatan cadangan berlapis, PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik selama Piala Presiden 2026. Dengan demikian, seluruh rangkaian pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan kelistrikan.












