Surabaya, tintajatim.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar berbagai program sosial di sejumlah daerah. Mulai dari khitan gratis, bantuan pemenuhan gizi balita, hingga pemberdayaan ekonomi bagi pelaku usaha mikro.
Program tersebut digelar di Bojonegoro, Kediri, dan Situbondo sebagai bentuk kepedulian PLN dalam meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
Di Bojonegoro, YBM PLN UP3 Bojonegoro berkolaborasi dengan Yayasan Nurul Hayat menggelar kegiatan “Khitan Ceria: Khitan Sehat Anak Hebat” di Kantor PLN UP3 Bojonegoro, Rabu (29/7). Sebanyak 65 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti layanan khitan gratis yang ditangani tenaga medis profesional dari Pendekar Sunat.
Selain mendapatkan layanan kesehatan, para peserta juga menerima bingkisan dan uang saku.
Manager Yayasan Nurul Hayat Bojonegoro, Suluh Hadi Gunawan, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin bersama YBM PLN selama dua tahun terakhir.
“Kolaborasi yang telah terjalin selama dua tahun ini semoga dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami berharap sinergi dalam kebaikan ini dapat terus terjaga serta berkembang melalui berbagai program sosial lainnya,” ujarnya.
Sementara di Kediri, YBM PLN UP3 Kediri menyalurkan bantuan melalui Program Kesehatan Santunan Gizi Balita kepada Achmad Arfandi atau Arfan, balita asal Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Bantuan yang diberikan meliputi susu pertumbuhan, makanan bergizi, popok bayi, kebutuhan harian, hingga santunan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Arfan.
Ibunda Arfan, Yeni Sunarti, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut karena sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi anaknya.
“Alhamdulillah. Saya sangat bersyukur dengan bantuan ini. Terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh YBM PLN,” tuturnya.
Tak hanya di sektor kesehatan, YBM PLN juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di Situbondo, YBM PLN UP3 Situbondo memberikan bantuan modal usaha kepada Siti Hofidatur Romla, pelaku UMKM penjual gorengan di Desa Klampokan, Kecamatan Panji.
Bantuan yang disalurkan berupa modal usaha dan berbagai perlengkapan penunjang, seperti kompor besi, etalase, blender, serta peralatan menggoreng. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus menambah pendapatan penerima manfaat.
Siti mengaku bantuan tersebut menjadi penyemangat baginya untuk terus mengembangkan usaha demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan rangkaian program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi tersebut merupakan wujud komitmen PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberikan dampak nyata.
“Kami ingin kehadiran PLN dirasakan tidak hanya melalui listrik yang andal, tetapi juga melalui manfaat sosial yang menumbuhkan harapan. Melalui YBM PLN, insan PLN menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berdaya,” kata Eric.
Melalui berbagai kegiatan sosial tersebut, YBM PLN berharap semangat gotong royong dalam momentum HUT ke-81 RI dapat terus tumbuh. Program ini juga menjadi bagian dari upaya PLN mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan mandiri melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan oleh insan PLN.












