Surabaya, tintajatim.com – Di tengah keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau, bantuan air menjadi harapan bagi masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan 29 tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Gresik dan Bojonegoro sebagai wujud kepedulian dan semangat gotong royong.
Di Kabupaten Gresik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik mendistribusikan 78.000 liter air bersih melalui 9 tangki ke tiga lokasi, yakni Dusun Delikwetan, Dusun Tanggulangin, dan Dusun Dohoagung, pada Selasa (13/10). Bantuan tersebut menjangkau sekitar 450 jiwa yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
Salah satu penerima manfaat, Ahmad, mengapresiasi bantuan yang diberikan PLN. Menurutnya, penyaluran air bersih sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih kepada PLN dan YBM PLN atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama di tengah kondisi kekeringan yang membuat kami kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Ahmad.
Sementara itu, PLN UP3 Bojonegoro melalui YBM PLN menyalurkan 20 tangki air bersih kepada Pondok Pesantren Wasilatul Huda, khususnya Pondok Putri Darul Qur’an, di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, pada Jumat (16/10). Bantuan tersebut mendukung kebutuhan air bersih para santriwati untuk aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar dan ibadah.
Pengasuh Pondok Pesantren Wasilatul Huda, Ustadz Hamid Al Fajri, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.
“Air bersih ini sangat dibutuhkan oleh para santri, khususnya di pondok putri, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga bantuan ini menjadi keberkahan bagi para muzaki YBM PLN,” ujarnya.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung.
“Melalui YBM PLN, kami berupaya menerjemahkan semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi nilai utama Sumpah Pemuda ke dalam aksi nyata melalui penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujar Eric.
Lebih lanjut, Eric menegaskan bahwa komitmen PLN dalam menghadirkan terang tidak hanya diwujudkan melalui pasokan listrik yang andal, tetapi juga melalui aksi sosial yang menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan.
“Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus menumbuhkan kepedulian, memperkuat kebersamaan, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkas Eric.












